Gudang Pendar
10 tulisan
Kami hanya saling hadir. Di waktu yang tepat. Dengan rasa yang sederhana. Dan itu sudah cukup.
tidak semua yang pernah kita perjuangkan ditakdirkan untuk tetap tinggal.
Karena ia hanya turun — tanpa memilih atap mana yang bocor, tanpa tahu siapa yang sedang duduk di sana menunggu.
Mereka bilang kota ini tidak pernah benar-benar tidur.
Ada jenis kepergian yang tidak bisa diselesaikan dengan menutup pintu.
Beberapa kalimat memang tidak butuh titik.
Aku baru sadar, kipas angin menyala.
Mereka duduk berdampingan, tapi tidak ada yang berbicara.
Ada jenis keheningan yang terasa penuh.
Kita pernah duduk sangat dekat — cukup untuk mendengar napas.